Hukum di Indonesia merupakan campuran dari sistem
hukum-hukum Eropa, hukum Agama dan hukum Adat. Sebagian besar sistem
yang dianut, baik perdata maupun pidana, berbasis pada hukum Eropa
kontinental, khususnya dari Belanda karena aspek sejarah masa lalu
Indonesia yang merupakan wilayah jajahan dengan sebutan Hindia Belanda
(Nederlandsch-Indie). Hukum Agama, karena sebagian besar masyarakat
Indonesia menganut Islam, maka dominasi hukum atau Syari'at Islam lebih
banyak terutama di bidang perkawinan, kekeluargaan dan warisan. Selain
itu, di Indonesia juga berlaku sistem hukum Adat, yang merupakan
penerusan dari aturan-aturan setempat dari masyarakat dan budaya-budaya
yang ada di wilayah Nusantara.
1. Sekretaris Forum Redam Korupsi (FORK) – Jawa Timur
2. Sekretaris Forum Konsultasi Hukum Bagi Rakyat-–Jawa Timur
3.Ketua Ikatan Notaris Indonesia Bidang Pendidikan dan Pelatihan Pasar Modal-Jakarta
4.Ketua Dewan Pembina Yayasan Masjid Assalam Puri Mas, Gununganyar-Kota Surabaya
5. Ketua Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah Bidang Pembinaan Wilayah Barat-Jakarta
Jumat, 15 November 2013
Senin, 28 Oktober 2013
Sumpah Pemuda : Muda Berprestasi Tua Korupsi
Sudah menjadi rutinitas dan bukan hal yang luar biasa setiap tanggal 28
Oktober selalu diperingati sebagai hari sumpah pemuda, setiap instansi
pemerintah mewajibkan pegawainya untuk mengikuti upacara bendera,
seluruh jajaran akademisi juga membacakan dengan lantangnya teks sumpah
pemuda, ritual tersebut diadakan setiap tahun dan menyeluruh di pelosok
tanah air.
“Hanya pemuda yang mampu mengubah
dunia, Pemuda yang akan mengisi pembangunan, Hanya pemuda tumpuan
bangsa, Hanya pemuda yang mampu mengibarkan merah putih”. Itulah penggalan kalimat klise yang selalu di kumandangkan para tetua disetiap upacara sumpah pemuda.
MENANAMKAN KESADARAN HUKUM DAN KEPATUHAN HUKUM
Kesadaran
hukum itu kiranya dapat dirumuskan sebagai kesadaran yang ada pada
setiap manusia tentang apa hukum itu atau apa hukum itu, suatu kategori
tertentu dari hidup kejiwaan kita yang membedakan antara hukum dan
tidak hukum (on recht) antara yang seyogyanya dilakukan dan tidak
dilakukan.
Kesadaran
hukum adalah kesadaran tentang apa yang seyogyanya kita lakukan atau
yang seyogyanya tidak kita lakukan terutama terhadap orang lain. Ini
berarti kesadaran akan kewajiban hukum kita masing-masing terhadap
orang lain.
Sumpah Pemuda dan Perilaku Korupsi Elite di Legislatif-Eksekutif-Yudikatif
PADA 28 Oktober 1928, 85 tahun lalu, pemuda Indonesia dari berbagai
daerah dan organisasi seperti Jong Java, Jong Ambon, Jong Celebes, Jong
Batak, Jong Sumatranen Bond, dan lainnya berkumpul di Jalan Kramat Raya
106, Jakarta Pusat.
Mereka mengikrarkan Sumpah Pemuda, perekat yang mempersatukan anak bangsa dari berbagai suku, agama, ras, ataupun golongan.
Sumpah Pemuda adalah monumen penting dalam mencapai kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Sumpah Pemuda merupakan rangkaian lanjutan dari Kebangkitan Nasional 1908, yang akhirnya menggerakkan roda perlawanan terhadap penjajah.
Sabtu, 12 Oktober 2013
Pandangan Hukum Di Indonesia
Hukum di Indonesia merupakan campuran dari sistem hukum hukum Eropa,
hukum Agama dan hukum Adat. Sebagian besar sistem yang dianut, baik
perdata maupun pidana, berbasis pada hukum Eropa kontinental, khususnya
dari Belanda karena aspek sejarah masa lalu Indonesia yang merupakan
wilayah jajahan dengan sebutan Hindia Belanda (Nederlandsch-Indie).
Hukum Agama, karena sebagian besar masyarakat Indonesia menganut Islam,
maka dominasi hukum atau Syari'at Islam lebih banyak terutama di bidang
perkawinan, kekeluargaan dan warisan. Selain itu, di Indonesia juga
berlaku sistem hukum Adat yang diserap dalam perundang-undangan atau
yurisprudensi, yang merupakan penerusan dari aturan-aturan setempat dari
masyarakat dan budaya-budaya yang ada di wilayah Nusantara.
Senin, 07 Oktober 2013
Daftar telpon penting Kota Surabaya
Berikut ini adalah daftar nomer telepon penting Kota Surabaya yang
kami kumpulkan dari berbagai situs, termasuk detik surabaya.com, situs
surabaya go.id, dll.
Jika ingin mendownload versi lengkap sesuai kategori silahkan ke halaman download. Terima kasih.
Daftar Hotel di Kota Surabaya
Jika ingin mendownload versi lengkap sesuai kategori silahkan ke halaman download. Terima kasih.
Daftar Hotel di Kota Surabaya
HOTEL
|
ALAMAT
|
TELEPON
|
| Shanqri-La | Jl. Mayjend. Sungkono 120 Sby |
031-5661550
|
| JW Marriot | Jl. Embong Malang 85 Sby |
031-5458888
|
| Hyatt Regency | Jl. Basuki Rahmat 106 Sby |
031-5311234
|
| Majapahit Mandarin | Jl. Tunjungan No. 65 Sby |
031-5454333
|
| Sheraton | Jl. Embong Malang 25-31 Sby |
031-546800
|
| Santika | Jl. Pandegiling 45 Sby |
031-5667707
|
| Novotel | Jl. Ngagel 173 – 175 Sby |
031-5018900
|
| Somerset | Jl. Raya Kupang Indah Sby |
031-7328738
|
| Equator | Jl. Pakis Argosari 47 Sby |
031-5687170
|
| Tunjungan | Jl. Tunjungan 102-104 Sby |
031-5466666
|
| Ibis | Jl. Rajawali 9-11 Sby |
031-3539994
|
| Inna Simpang | Jl. Gubernur Suryo 1 -3 Sby |
031-5342151
|
| Garden Palace | Jl. Pemuda Sby |
031-5320951
|
| Elmi | Jl. Panglima Sudirman Sby |
031-5315618
|
| Plaza Surabaya | Jl. Pemuda Sby |
031-5316833
|
Sabtu, 05 Oktober 2013
KORUPSI, KOLUSI DAN NEPOTISME REFLEKSI DARI KETIDAKTERTIBAN SOSIAL
Bagaimana bila suatu saat mereka bisa menduduki jabatan stategis dan basah. Jadi mereka tinggal meningkatkan kreativitasnya untuk korupsi. Intinya adalah masalah kesempatan saja, yang berarti produk undang-undang dan aplikasinya hanyalah tindakan pemberantasan dan bukan pencegahan (preventif).
Perkara Korupsi, Kolusi dan nepotisme yang banyak menimpa para pejabat, baik dari kalangan eksekutif, yudikatif maupun legislatif menunjukkan tidak hanya mandulnya Undang-undang Nomor 28 tahun 1999, tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan nepotisme, tetapi juga semakin tidak tertibnya nilai-nilai kehidupan sosial masyarakat. Kasus korupsi yang diduga melibatkan para menteri, mantan menteri, gubernur, mantan gubernur, bupati, mantan bupati dan lain sebagainya menunjukkan bahwa para pejabat negara yang diharapkan menjadi tauladan bagi masyarakat luas mengenai tertib hukum dan tertib sosial, ternyata justru mereka yang harus duduk dikursi pesakitan dengan tuntutan tindak pidana korupsi. Kasus Bulog dan kasus dana non bugeter DKP yang begitu kusut hanyalah sedikit dari sekian banyak perkara korupsi di negara yang berupaya mewujudkan good goverment and clean goverment sebagai salah satu cita-cita reformasi.
Langganan:
Postingan (Atom)


